Pengertian Teori Antrian
Teori
antrian adalah studi matematika menunggu baris (atau antrian). Teori
memungkinkan analisis matematis dari beberapa proses yang terkait, termasuk
tiba di (belakang) antrian, menunggu dalam antrian (dasarnya proses
penyimpanan), dan sedang dilayani oleh server (s) di bagian depan antrian. Izin
Teori derivasi dan perhitungan
beberapa ukuran kinerja termasuk rata-rata waktu tunggu dalam antrian atau
sistem, yang diharapkan menunggu atau menerima nomor layanan dan probabilitas
sistem dalam menghadapi negara-negara tertentu, seperti kosong, penuh, setelah
yang tersedia server atau harus menunggu waktu tertentu untuk dilayani (Ayu, 1996).
Penentu
antrian lain yang penting adalah disiplin antri. Disiplin antri adalah aturan
keputusan yang menjelaskan cara melayani pengantri. Menurut Siagian (1987), ada
5 bentuk disiplin pelayanan yang biasa digunakan, yaitu:
1.
First come first served (FCFS) atau first in first out (FIFO) artinya, lebih dulu datang (sampai), lebih dulu dilayani
(keluar). Misalnya, antrian pada loket pembelian tiket bioskop.
2.
Last come first served (LCFS) atau last in first out (LIFO) artinya, yang tiba terakhir yang lebih dulu keluar.
Misalnya, sistem antrian dalam elevator untuk lantai yang sama.
3.
Service in random order (SIRO) artinya, panggilan
didasarkan pada peluang secara random, tidak soal siapa yang lebih dulu tiba.
4.
Priority service (PS) artinya, prioritas
pelayanan diberikan kepada pelanggan yang mempunyai prioritas lebih tinggi
dibandingkan dengan pelanggan yang mempunyai prioritas lebih rendah, meskipun
yang terakhir ini kemungkinan sudah lebih dahulu tiba dalam garis tunggu.
Kejadian seperti ini kemungkinan disebabkan oleh beberapa hal, misalnya
seseorang yang dalam keadaan penyakit lebih berat dibanding dengan orang lain
dalam suatu tempat praktek dokter.
Struktur Antrian
Struktur antrian ada 4 model struktur antrian
dasar yang umum terjadi dalam seluruh sistem antrian. Berikut merupakan struktur
antrian (Munir,2004).
1.
Single channel – single phase
Single channel berarti hanya ada satu jalur yang memasuki sistem pelayanan atau
ada satu fasilitas pelayanan. Single phase berarti hanya ada satu pelayanan.
2.
Single channel – multi phase
Istilah multi phase menunjukkan ada dua atau lebih
pelayanan yang dilaksanakan secara berurutan (dalam phase), contohnya adalah pencucian mobil.
3.
Multi channel – single phase
Sistem Multi channel
– single phase terjadi kapan saja di mana ada
dua atau lebih fasilitas pelayanan dialiri oleh antrian tunggal, sebagai contoh
model ini adalah antrian pada teller sebuah bank.
4.
Multi channel – multi phase
Sistem multi channel – multi phase ditunjukkan dalam beberapa
fasilitas pelayanan pada setiap tahapnya, sebagai contohnya adalah herregistrasi para mahasiswa di
universitas, pelayanan kepada pasien di rumah sakit mulai dari pendaftaran,
diagnosa, penyembuhan sampai pembayaran.
Tujuan Teori Antrian
Tujuan dasar model-model
antrian adalah untuk meminimumkan total dua biaya, yaitu biaya langsung
penyediaan fasilitas pelayanan dan biaya tidak langsung yang timbul karena para
individu harus menunggu untuk dilayani. Jika pada suatu sistem mempunyai
fasilitas pelayanan lebih dari jumlah optimal, ini berarti membutuhkan
investasi modal yang berlebihan, tetapi bila jumlahnya kurang dari optimal
hasilnya adalah tertundanya pelayanan. Model antrian yang akan dibahas
merupakan peralatan penting untuk sistem pengolahan yang menguntungkan dengan
menghilangkan antrian (Subagyo, 2013).
Sistem antrian yang
terjadi dapat sederhana atau sangat kompleks. Sistem yang sederhana akan dapat
dirumuskan dengan menggunakan teknik-teknik yang ada pada sistem teori antrian
dan untuk sistem yang lebih kompleks membutuhkan analisa yang menggunakan
simulasi yang terkandung dalam teori antrian (Subagyo, 2013).

0 komentar:
Posting Komentar